Loading...
26 January 2026 | Umum

Anggaran Kesejahteraan Guru Naik dalam APBN 2026

Jakarta – Kantor Staf Presiden RI, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2026 memberikan ruang besar terhadap investasi pendidikan yang tercermin dari kenaikan anggaran pendidikan dan kesejahteraan guru. Tren peningkatan gaji dan tunjangan guru terus dijaga dari tahun ke tahun, dari Rp175,7 triliun pada 2024, naik menjadi Rp203,57 triliun pada 2025, hingga mencapai Rp211,41 triliun pada 2026. Anggaran ini tetap utuh dan tidak terdampak oleh program prioritas lain, termasuk Makan Bergizi Gratis, sehingga kepastian hak guru tetap terjamin.

Adapun cakupan anggaran gaji dan tunjangan guru tahun 2026 meliputi:

  • Tunjangan Profesi Guru SD Aparatus Sipil Negara Daerah (ASND) dengan sasaran 1,5 juta guru
  • Tambahan Penghasilan Guru yang menyasar 332,2 ribu guru
  • Tunjangan Khusus Guru bagi guru di daerah khusus yang menyasar 62,5 ribu guru, dan
  • Gaji pokok

Sementara itu, alokasi anggaran pendidikan lainnya berupa:

  • Nongaji: kegiatan fisik/nonfisik bidang pendidikan
  • Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dengan sasaran 53,6 juta peserta didik
  • Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) PAUD yang menyasar 7,7 juta peserta didik, dan
  • Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Kesetaraan yang menyasar 939 ribu peserta didik dan 1.343 satuan pendidikan

Sejak tahun 2009, anggaran pendidikan minimal 20% dari APBN. Di mana pada tahun 2026 total anggaran pendidikan sebesar 769,1 triliun rupiah.


Kantor GTK Maluku Utara 2025